Penelitian mengenai kulit manggis

Posted by agen ace maxs Kamis, 23 Januari 2014 0 komentar
Bagikan Artikel Ini :

Penelitian mengenai kulit manggis


Ace maxs dari kulit manggis dan daun sirsak -, Hasil penelitian Kenji Matsumoto itu seakan-akan menjadi pemicu perhatian ilmuwan dunia pada manggis. Lima bulan setelah penelitian Kenji Matsumoto, di Swiss ada penelitian yang membuktikan, xanthone ampuh mengatasi depresi. Berikutnya susul-menyusul penelitian di berbagai negara yang hasilnya saling menguatkan efek xanthone sebagai obat. Di Taiwan, misalnya, pada Mei 1996 dilakukan 2 penelitian yang berbeda. Satu penelitian membuktikan khasiat xanthone mengatasi depresi; penelitian lain, antikanker.




Tiga penelitian berikut dilakukan di Kaohsiung dan Taipei, Taiwan, serta Oregon, Amerika Serikat pada kurun 1996—1997. Hasilnya lain lagi: penelitian di Kaohsiung membuktikan senyawa xanthone antithrombotik, sangat penting untuk mengatasi penyakit jantung dan stroke. Xanthone melenturkan pembuluh darah ke jantung, penting untuk penderita penyakit jantung. Jadi ace maxs sangat bagus sebagai obat jantung koroner.



Di Oregon, xanthone ampuh untuk malaria. Selanjutnya, pada kurun 1997—2004, tercatat minimal 24 penelitian tentang xanthone pada kulit manggis dilakukan di berbagai penjuru dunia. Hasilnya beragam, antara lain bermanfaat mengatasi diabetes mellitus, arthritis, kanker payudara, dan tuberkulosis.



Penelitian mengenai kulit manggis untuk penyakit modern





Kehebatan kulit manggis pun tidak luput dari perhatian peneliti di Indonesia. Menurut Dr Agung Endro Nugroho MSi Apt, kulit manggis mengandung 50 senyawa xanthone. Xanthone ialah bioflavonoid yang bersifat antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antihistamin, dan antiinflamasi. Molekul biologi aktif ini memiliki struktur cincin 6 karbon dan kerangka karbon rangkap, sehingga sangat stabil. Di alam ada 200 jenis xanthone, sejumlah 50 di antaranya ditemukan di kulit manggis.



Yang paling banyak memiliki efek farmakologis adalah alfamangostin, betamangostin, dan garcinon-E. Pemeran utama penumpas sel kanker ialah alfamangostin dan garcinon-E. Keduanya menghambat proliferasi sel kanker dengan mengaktivasi enzim kaspase 3 dan 9, yang memicu apoptosis atau program bunuh diri sel kanker. Alfamangostin juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel kanker dan virus.





TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Penelitian mengenai kulit manggis
Ditulis oleh agen ace maxs
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://obattpelangsingbadanherbal.blogspot.com/2014/01/penelitian-mengenai-kulit-manggis.html . Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar :

Posting Komentar